KHILAFAH WARISAN NABI BUKANNYA DEMOKRASI

KHILAFAH WARISAN NABI BUKANNYA DEMOKRASI

Oleh Yeni Aryani

Satu yang harus umat pahami adalah, khilafah itu warisan nabi. Khilafah bagian dari ajaran islam. Rasulullah pernah menerapkan syariat Islam sebagai dasar hukum kepengurusan umat manusia semasa kepemimpinannya di Madina. Umat manusia hidup aman nyaman dalam perlindungan negara begitu juga umat beragama lainnya, mereka hidup rukun satu sama lainnya selama mereka taat dan patuh atas hukum hukum syariat Islam yang diberlakukan oleh negara.

Islam adalah agama mayoritas penduduk di negeri ini, namun yang membuat sakit hati justru ajaran Islam yakni Khilafah dibilang  bukanlah ajaran Islam. Pemikiran ini lahir dari 'pemikiran' sekuler dari musuh-musuh Islam yang selama ini telah dan terus menerus dinyanyikan. Begitu juga perlakuan zalim penguasa terhadap para pengembang dakwah Islam Kaffa dengan segala macem fitnah-fitnah dan penyebutannya 

Seperti yang dilansir oleh media-media online salah satunya, CNN Indonesia yang menyebutkan pihak kepolisian satuan khusus densus 88 Anti teror polri kembali melakukan penangkapan terhadap warga sipil yang terduga teroris di Boyolali Sabtu 27 Januari 2024 lalu

Kasus semacam ini seakan-akan menjadi alasan utama selalu memberikan buruk ke ajaran agama Islam karena yang disebut terlibat teroris adalah dia yang saat dan mendakwahkan syariat Islam sesuai apa yang telah dicontohkan Rasulullah Saw. Tidak ada kata teroris untuk penganut agama lain, ini hanyalah permainan elit global barat yang menyatakan bahwa Islam adalah musuh bersama.

Tentunya umat harus mengingat kembali suri tauladan apa yang terdapat dalam sosok mulai kekasih Allah SWT tersebut, keteladanan nabi Muhammad yang wajib di tiru adalah, kepemimpinan beliau atas umat manusia. Rasulullah Saw bukan hanya sekedar pemimpin spiritual tetap juga pemimpin kepala negara yang pertama. Beliau mengatur perekonomian, beliau mengirimkan pasukan serta mengangkat para komandan perang. Beliau juga mengirimkan utusan untuk menyampaikan dakwa Islam keberbagai Kabila. Pengaruh Islam yang beliau bawa terus menyebar sampailah ke tanah air tercinta ini.

Allah SWT telah berfirman yang artinya " Hendaklah engkau memutuskan perkara diantar mereka sesuai dengan apa yang telah Allah turunkan dan jalang lah engkau mengikuti nafsu mereka. Berhati-hatilah engkau terhadap mereka supaya tidak memalingkan engkau dari sebagian Wahyu Yang telah Allah turunkan padamu" TQS Al-Maidah surat ke 5 ayat 49.

Rasulullah Saw pun bersabda "Siapa saja yang mati dalam keadaan tidak ada baiat kepada imam/Kholifah dilehernya, maka matinya dalam keadaan jahiliah atau berdosa besar" HR Muslim. Dengan demikian kepemimpinan Rasulullah Saw yang seharusnya diteladani umat pada saat ini, kepemimpinan beliau berdasarkan akidah Islam. Tidak lain untuk menegakkan hukum-hukum Allah dan menyebarkan Islam ke seluruh pelosok dunia. Bukan kepemimpinan sekuler yang mengabaikan hukum Islam dan tunduk pada konsep politik Trias politica atau demokrasi. Apalagi ternyata dipakai untuk keuntungan pribadi oligarki, bukan untuk kemaslahatan umat dan kemuliaan Islam

Wallahu alam

Palembang 15 Februari 2024
KHILAFAH WARISAN NABI BUKANNYA DEMOKRASI KHILAFAH WARISAN NABI BUKANNYA DEMOKRASI Reviewed by Unknown on February 15, 2024 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.